4 Contoh Penerapan Hukum Archimedes

Kenji

Hukum Archimedes adalah salah satu prinsip dasar dalam fisika yang menggambarkan hubungan antara gaya apung dan massa benda yang terendam dalam fluida. Hukum ini ditemukan oleh seorang ahli matematika dan fisikawan Yunani kuno bernama Archimedes. Hukum Archimedes memiliki banyak aplikasi dalam kehidupan sehari-hari dan juga dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Dalam artikel ini, kita akan membahas empat contoh penerapan hukum Archimedes yang menarik.

1. Kapal Terapung di Laut

Salah satu contoh penerapan hukum Archimedes yang paling terkenal adalah kapal terapung di laut. Konsep dasar hukum Archimedes adalah bahwa gaya apung yang dialami oleh benda yang terendam dalam fluida sama dengan berat fluida yang dipindahkan oleh benda tersebut. Ketika kapal berlayar di laut, gaya apung yang dihasilkan oleh air yang dipindahkan oleh kapal harus setara dengan berat kapal itu sendiri agar kapal tetap terapung.

Contoh penerapan hukum Archimedes ini dapat dijelaskan dengan menggunakan persamaan matematika. Misalkan massa kapal adalah m, massa jenis air adalah ρ, dan volume air yang dipindahkan oleh kapal adalah V. Berdasarkan hukum Archimedes, gaya apung yang dialami oleh kapal adalah F = ρ * g * V, di mana g adalah percepatan gravitasi. Jika gaya apung ini setara dengan berat kapal, maka kapal akan tetap terapung di atas permukaan air.

2. Balon Udara Panas

Contoh penerapan hukum Archimedes lainnya adalah balon udara panas. Balon udara panas bekerja berdasarkan prinsip bahwa gas yang lebih ringan dari udara sekitarnya akan menghasilkan gaya apung yang cukup besar untuk mengangkat beban yang lebih berat dari gas itu sendiri. Hukum Archimedes menjelaskan bahwa gaya apung yang dialami oleh balon udara panas adalah sama dengan berat udara yang dipindahkan oleh balon tersebut.

Bagikan:

Tags