4 Hewan Laut yang Hidup di Air tapi Tidak Bisa Berenang

PENAKUIS.COM – Menghabiskan sepanjang hidup di dalam air mungkin membuat kita berpikir bahwa setiap hewan laut pasti piawai berenang. Tapi kenyataannya, ada sejumlah hewan laut yang malah kesulitan berenang. Sebagian dari mereka bahkan terlihat canggung jika dibandingkan dengan ikan-ikan lain di sekitarnya.

Tubuh unik dengan adaptasi khas membuat hewan-hewan ini lebih cocok untuk berjalan atau meluncur di dasar laut. Berikut adalah empat hewan laut yang sebenarnya kurang ahli berenang, meskipun habitatnya berada di perairan.

1. Ikan Kelelawar Bibir Merah

Ikan kelelawar bibir merah sebenarnya termasuk dalam jenis ikan, tetapi kemampuan berenangnya jauh dari mengesankan. Hewan ini lebih banyak menghabiskan waktunya di dasar laut dengan cara “berjalan” menggunakan sirip yang telah mengalami modifikasi. Alih-alih meluncur anggun seperti ikan pada umumnya, ikan ini justru tampak canggung jika terpaksa berenang.

Sirip dada dan perutnya berfungsi layaknya kaki, membuat pergerakannya menyerupai seseorang yang berjalan dalam kondisi mabuk. Dengan gaya “berjalan” itu, ikan kelelawar bibir merah menjelajahi dasar laut tanpa harus mengandalkan kemampuan berenang.

2. Kuda Laut

Meski hidup di air, kuda laut bukanlah perenang andal. Gerakannya sangat lambat akibat bentuk tubuhnya yang tidak dirancang untuk kelincahan renang. Tidak seperti ikan lain yang tubuhnya cenderung horizontal, kuda laut memiliki postur tegak karakteristik ini menyulitkannya untuk melaju cepat di dalam air.

Selain itu, kuda laut juga tidak memiliki sirip ekor besar, seperti kebanyakan ikan lainnya, yang biasanya digunakan untuk mendukung gerakan renang. Sebaliknya, mereka hanya menggunakan sirip punggung kecil yang berdenyut hingga 30–70 kali per detik, membuatnya hanya mampu bergerak sekitar 5 kaki (1,5 meter) per jam. Alhasil, kuda laut lebih bergantung pada arus air untuk berpindah tempat.

3. Bintang Laut

Bintang laut adalah salah satu makhluk laut yang benar-benar tidak bisa berenang seperti ikan lainnya. Mereka bergerak dengan perlahan di dasar laut atau terumbu karang menggunakan kaki tabung kecil yang terdapat di bagian bawah tubuhnya. Namun, saat masih berupa larva yang sangat muda, bintang laut mampu melayang-layang di air.

Bintang laut memiliki sistem unik berupa kanal berisi air yang membantu menggerakkan kaki tabungnya. Melalui madreporit struktur kecil di tubuh mereka air laut masuk dan mengalir ke seluruh saluran untuk menghasilkan gerakan yang lembut di dasar laut.

4. Kepiting

Tidak semua jenis kepiting mahir berenang. Beberapa spesies, seperti kepiting laba-laba atau kepiting batu, hanya mampu berjalan atau berlari menyamping di dasar air atau dasar laut. Mereka menggunakan empat pasang kaki untuk menjelajah lingkungan bawah air.

Berbeda dengan kepiting perenang yang cangkangnya relatif datar, kepiting-kepiting pejalan biasanya memiliki cangkang lebih cembung untuk melindungi tubuh mereka saat bergerak di dasar laut.

Kesimpulannya, tidak semua makhluk laut dikaruniai keahlian berenang meskipun mereka hidup sepenuhnya di dalam air. Tubuh mereka justru dirancang untuk adaptasi lain, seperti berjalan dengan sirip layaknya ikan kelelawar bibir merah, merayap dengan kaki khusus seperti bintang laut dan kepiting, atau bergantung pada perlahan kayuhan arus seperti kuda laut. Adaptasi inilah yang membuat mereka tetap bertahan hidup di habitat akuatik yang luas dan beragam.

Baca Juga : 5 Jenis Hewan yang Tidak Memiliki Gigi, Bagaimana Mereka Makan?


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *