5 Jenis Hewan yang Tidak Memiliki Gigi, Bagaimana Mereka Makan?

PENAKUIS.COM – Gigi adalah salah satu organ penting bagi manusia dan hewan karena memiliki berbagai fungsi, seperti makan, menggigit, dan mencengkeram. Bentuk gigi juga bervariasi, mulai dari yang tajam, panjang, hingga berbentuk kotak. Namun, ternyata tidak semua hewan memiliki gigi. Ada beberapa spesies yang benar-benar hidup tanpa gigi.

Burung misalnya, kehilangan gigi mereka dan menggantikannya dengan paruh. Serangga serta laba-laba juga tidak memiliki gigi, melainkan menggunakan organ lain untuk makan. Cacing adalah contohnya lagi dengan cara makan mereka yang sangat berbeda dibandingkan hewan lainnya. Jika penasaran bagaimana semua hewan ini beradaptasi, simak ulasan berikut.

1. Serangga Memiliki Organ Mandible

Sebagai invertebrata, tidak mengejutkan bahwa serangga tidak memiliki gigi. Sebagai gantinya, mereka dilengkapi dengan mandible—organ di mulut yang berfungsi untuk mencengkeram mangsa, memotong tumbuhan, hingga menggigit. Mandible ini berbentuk dua organ tajam yang saling berhadapan, menyerupai gunting. Namun, tidak semua serangga memiliki mandible; kupu-kupu dan ngengat misalnya, menggunakan belalainya untuk menghisap nektar sebagai pengganti fungsi gigi.

2. Burung Menggunakan Paruh untuk Makan

Di masa purba, nenek moyang burung memiliki gigi besar dan tajam. Namun, burung modern justru kehilangan giginya dan menggantinya dengan paruh sebagai adaptasi untuk memudahkan mereka menangkap mangsa dan makan. Paruh ini membantu burung mencengkeram makanan yang keras atau licin tanpa perlu mengunyah, langsung menelannya.

Beragam jenis burung memiliki paruh dengan bentuk dan ukuran berbeda sesuai kebutuhan mereka. Burung pemakan ikan memiliki paruh panjang yang ramping, sementara burung pemakan biji memiliki paruh kuat dan besar.

3. Cacing Memiliki Mulut Berotot yang Kuat

Cacing tidak memiliki gigi sama sekali, namun mereka dilengkapi dengan mulut berotot yang sangat kuat sehingga bisa membuka lebar untuk memakan berbagai jenis makanan. Mulut ini mampu mengolah bangkai, larva, material tumbuhan, hingga sampah organik. Sebagian spesies cacing bahkan mempunyai “gigi” palsu berbentuk duri kecil untuk membantu memegang mangsa besar.

4. Kura-Kura Memiliki Paruh Tajam

Berbeda dari reptil lain yang biasanya memiliki gigi tajam, kura-kura tidak bergigi sama sekali. Mereka menggunakan paruh kuat dan tajam mirip dengan burung. Paruh ini berguna untuk mencengkeram ikan, menghancurkan cangkang moluska, memetik buah, hingga memotong daun untuk dimakan.

Semua jenis kura-kura—termasuk kura-kura darat (tortoise), kura-kura air (turtle), hingga penyu (sea turtle)—memiliki paruh yang disesuaikan dengan kebiasaan makan mereka.

5. Laba-Laba Memburu Mangsa dengan Taring dan Pedipalp

Laba-laba adalah kerabat dekat serangga yang juga tidak memiliki gigi. Sebagai gantinya, laba-laba dilengkapi taring besar dan pedipalp—organ purba berbentuk memanjang di sekitar mulut. Taring digunakan untuk menyuntikkan bisa ke tubuh mangsanya sekaligus mencengkeramnya. Setelah mangsa lumpuh, laba-laba akan menghisap cairan tubuhnya sambil menggunakan pedipalp sebagai alat bantu mencengkeram dan mengatur posisi makanan.

Pada beberapa hewan, keberadaan gigi rupanya tidak begitu krusial untuk kelangsungan hidup mereka. Mereka memiliki organ lain yang bisa menggantikan fungsi gigi dengan keunggulan tambahan yang sering kali lebih efektif dibandingkan gigi itu sendiri. Hal ini membuat mereka layak dianggap sebagai spesies unik dan luar biasa, meskipun berbeda dari kebanyakan hewan lainnya.

Baca Juga : 4 Hewan Ikonik Natal yang Jarang Disadari, Bukan Cuma Rusa Kutub


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *