Cara Menghitung Desil dan Persentil Data Kelompok

Kenji

Desil dan persentil adalah metode statistik yang digunakan untuk mengelompokkan data ke dalam kategori-kategori tertentu berdasarkan tingkat distribusi. Dalam analisis data, desil dan persentil sangat penting untuk memahami distribusi data dan mengidentifikasi posisi data di dalamnya. Artikel ini akan menjelaskan secara rinci cara menghitung desil dan persentil data kelompok dengan menggunakan contoh dan studi kasus yang relevan.

Apa itu Desil dan Persentil?

Desil adalah salah satu metode yang digunakan untuk membagi data ke dalam 10 kategori yang sama besar. Desil pertama (D1) adalah titik pemotongan yang memisahkan 10% data terendah, sedangkan desil kesepuluh (D10) memisahkan 10% data tertinggi. Dalam hal ini, desil keempat (D4) memisahkan 40% data terendah dan desil kedelapan (D8) memisahkan 80% data terendah.

Persentil adalah metode yang serupa dengan desil, tetapi membagi data ke dalam 100 kategori yang sama besar. Persentil pertama (P1) adalah titik pemotongan yang memisahkan 1% data terendah, sedangkan persentil keseratus (P100) memisahkan 1% data tertinggi. Persentil kelima (P5) memisahkan 5% data terendah dan persentil sembilan puluh lima (P95) memisahkan 95% data terendah.

Cara Menghitung Desil dan Persentil Data Kelompok

Untuk menghitung desil dan persentil data kelompok, langkah-langkah berikut dapat diikuti:

Bagikan:

Tags