Eutrofikasi dan Bentuk Pencemaran Air Lainnya

Kenji

Pencemaran air adalah salah satu masalah lingkungan yang serius di seluruh dunia. Air adalah sumber kehidupan yang penting, dan kualitas air yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan manusia dan ekosistem. Salah satu bentuk pencemaran air yang umum adalah eutrofikasi. Namun, eutrofikasi hanyalah salah satu bentuk pencemaran air, dan masih ada banyak bentuk pencemaran air lainnya yang perlu diperhatikan dan ditangani dengan serius.

Eutrofikasi

Eutrofikasi terjadi ketika air tawar atau laut tercemar oleh nutrien seperti fosfor dan nitrogen. Nutrien-nutrien ini berasal dari berbagai sumber, termasuk limbah pertanian, limbah industri, dan limbah domestik. Ketika nutrien-nutrien ini masuk ke dalam air, mereka memicu pertumbuhan alga yang berlebihan.

Alga yang berlebihan ini dapat membentuk “tumpukan alga” atau “padang rumput laut” di permukaan air. Ketika alga ini mati, mereka membusuk dan mengeluarkan senyawa kimia yang dapat mengurangi kadar oksigen di dalam air. Kekurangan oksigen ini dapat menyebabkan kematian ikan dan organisme air lainnya.

Eutrofikasi dapat menyebabkan kerugian ekonomi yang signifikan. Misalnya, jika ekosistem perairan tercemar oleh alga yang berlebihan, industri perikanan dan pariwisata yang bergantung pada ekosistem tersebut dapat mengalami kerugian yang serius. Selain itu, eutrofikasi juga dapat menyebabkan masalah kesehatan manusia, seperti meningkatnya risiko penyakit yang ditularkan melalui air tercemar.

Bagikan:

Tags