Rumus Kurs Jual dan Kurs Beli (+3 Contoh Penggunannya)

Kenji

Investasi dalam mata uang asing merupakan salah satu cara yang sering digunakan oleh individu dan perusahaan untuk mengoptimalkan penghasilan mereka. Dalam melakukan investasi semacam ini, penting bagi kita untuk memahami konsep dasar seperti rumus kurs jual dan kurs beli. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan secara detail tentang konsep ini, serta memberikan tiga contoh penggunaannya dalam kehidupan nyata.

Pengertian Kurs Jual dan Kurs Beli

Sebelum kita memahami rumus kurs jual dan kurs beli, kita perlu mengerti terlebih dahulu pengertian dari kedua istilah ini.

Kurs jual adalah nilai tukar mata uang asing yang diberlakukan oleh bank atau lembaga keuangan ketika kita ingin menukarkan mata uang asing yang kita miliki dengan mata uang lokal. Kurs jual ini biasanya lebih rendah dari kurs beli dan mengindikasikan berapa banyak mata uang lokal yang dibutuhkan untuk mendapatkan satu unit mata uang asing.

Di sisi lain, kurs beli adalah nilai tukar mata uang asing yang diberlakukan oleh bank atau lembaga keuangan ketika kita ingin menukarkan mata uang lokal dengan mata uang asing. Kurs beli ini biasanya lebih tinggi dari kurs jual dan mengindikasikan berapa banyak mata uang asing yang diperlukan untuk mendapatkan satu unit mata uang lokal.

Bagikan:

Tags