Siklus Hidup Plasmodium sp Terdiri dari 2 Fase

Kenji

Plasmodium sp adalah parasit yang menyebabkan penyakit malaria pada manusia. Parasit ini memiliki siklus hidup yang rumit dan melibatkan dua inang, yaitu manusia dan nyamuk Anopheles. Siklus hidup Plasmodium sp terdiri dari dua fase, yaitu fase eksogen dan fase endogen. Dalam artikel ini, kita akan mengulas secara mendalam tentang kedua fase ini serta implikasi pentingnya dalam penyebaran penyakit malaria.

Fase Eksogen

Fase eksogen adalah fase dari siklus hidup Plasmodium sp yang terjadi di dalam tubuh nyamuk Anopheles. Pada fase ini, nyamuk betina yang terinfeksi Plasmodium sp menghisap darah manusia yang mengandung parasit. Parasit ini kemudian masuk ke dalam tubuh nyamuk dan berada dalam saluran pencernaan.

Di dalam saluran pencernaan nyamuk, parasit Plasmodium sp mengalami perkembangan dan diferensiasi menjadi bentuk yang infektif, yang disebut sporozoit. Sporozoit ini akan bermigrasi ke kelenjar ludah nyamuk, sehingga nyamuk tersebut menjadi vektor yang mampu menularkan penyakit malaria kepada manusia.

Saat nyamuk Anopheles menghisap darah manusia yang terinfeksi Plasmodium sp, sporozoit yang ada dalam kelenjar ludahnya akan masuk ke dalam tubuh manusia melalui luka yang terbentuk akibat gigitan nyamuk. Inilah awal dari fase endogen dalam siklus hidup Plasmodium sp.

Bagikan:

Tags